Kamu merasa sudah sreg dengan hubungan kamu dengan pacar kamu dan kalian ingin membawa hubungan itu ke jenjang pernikahan? Itu sih berita bagus. Cuma jangan lupa kalau kamu mau menikah itu kamu harus dapet restu dari orang tua masing-masing. Untuk restu dari orang tua sendiri sih sepertinya relatif lebih mudah ya. Karena kamu tinggal meyakinkan orang tua kamu aja kalau pacar kamu itu adalah orang yang bisa diandalkan dan sangat bertanggung jawab.
Tapi repotnya itu ketika kamu harus mengambil hati orang tua pacar kamu yang selanjutnya lebih tepat disebut calon mertua. Kabarnya sih dapetin hati calon mertua itu gampang-gampang susah gitu. Tapi tenang aja, karena artikel Kami kali ini akan ngasih tau ke kamu gimana sih caranya ngambil hatinya calon mertua. Emang gimana sih caranya ngambil hati calon mertua itu?
Sopan
Langkah pertama yang bisa lakukan untuk mendapatkan hati calon mertua kamu itu adalah bersikap yang sopan. Kalau kamu orangnya urakan mending direm dulu deh sifat urakan kamu. Apalagi kalau ini adalah pertama kalinya kamu ketemu sama calon mertua kamu. Sebisa mungkin tinggalin kesan bahwa kamu itu orangnya positif dan sebisa mungkin juga hindari topik yang menyatakan anaknya sudah positif. Jangan sampai pertama ketemu aja kamu udah dianggap orang yang nggak pantas disandingkan dengan anak kesayangannya.
Sikap sopan ini juga berlaku kalau kamu tiba-tiba ketemu dengan calon mertua di jalan atau di tempat lain. Kamu bisa bersikap ramah dan memberikan sapaan "Selamat pagi Oom", bisa juga "Selamat sore Tante" gitu. Jangan malah pura-pura gak kenal, ntar kalau kamu gak diakuin calon menantu baru nyesel kamu. Seandainya setelah kamu menyapa suasana masih aja kaku, kamu bisa juga kok melontarkan kalimat untuk membuat cair suasana yang kaku itu. Seperti "Selamat sore Tante," "Sendirian aja nih Tante" "Emang Oom kemana?" "Ooh pergi ke luar kota," "Perginya berapa hari?" "kalau gitu nanti malam saya main ke rumah Tante ya." Tuh kan jadi cair suasananya.
Puji Selera Camer
Setelah kamu berhasil mendapatkan penilaian positif dari calon mertua kamu, cara selanjutnya yang bisa kamu tempuh untuk mengambil hati mereka adalah dengan memuji selera dari calon mertua kamu itu. Misalnya kamu diundang untuk acara makan malam, kamu bisa memberikan pujian untuk makanan yang telah dihidangkan. Kamu juga bisa memuji dekorasi yang ada di dalam rumah calon mertua kamu. Atau kamu juga bisa ngasih pujian kepada selera busana yang dikenakan sama camer kamu. Siapa sih yang gak suka dipuji? Meskipun mereka sudah Oom-Oom dan Tante-Tante, toh yang namanya orang kalau dipuji-puji itu pasti seneng. Tapi ya kamu muji-mujinya jangan kelihatan gombalnya. Lagian mereka itu kan calon mertua kamu, bukan mantan-mantan kamu yang seneng digombalin.
Tunjukkan Kalau Kamu Mencintai Anaknya
Setelah kamu muji-muji calon mertua kamu, berikutnya kamu bisa menunjukkan bahwa kamu itu beneran mencintai anaknya dengan tulus. Kamu bisa menceritakan sama calon mertua kamu sisi baik dari anaknya yang bikin kamu itu jatuh cinta. Orang tua manapun pasti seneng kalo mendengar cerita hal-hal yang baik tentang anak mereka. Kamu juga bisa tunjukin perhatian kamu ke pacar kamu di hadapan orang tuanya. Tanyain tentang hal-hal yang dianggap orang sepele seperti udah makan apa belum. Justru perhatian kamu tentang hal-hal yang sepele itu bisa jadi point penting yang menunjukkan bahwa kamu bener-bener memperhatikan pasangan kamu. Karena semua orang tua itu pasti pengen punya menantu yang care dan perhatian sama anak mereka.
Meskipun Kami mengajarkan kamu untuk menunjukkan bahwa kamu mencintai pacar kamu di depan calon mertua, bukan berarti kamu boleh bermesraan di depan calon mertua kamu. Kalau kamu masih mengartikan bahwa cinta itu berarti harus cipokan, berarti kamu belum memahami benar tentang arti cinta. Belajar lagi gih.
Tawarkan Bantuan Camer kamu
Hal berikutnya kalau kamu ingin mengambil hati calon mertua kamu itu bisa kamu lakukan dengan menawarkan bantuan sama camer kamu. Misalnya kamu habis makan malam di rumah mereka, kamu bisa menawarkan bantuin cuci piring. Atau kalau kamu datengnya pas siang hari, dan calon mertua kamu lagi nyuci mobil, kamu bisa nawarin bantuan untuk nyuci mobilnya.
Sebagai calon menantu yang baik kamu harus bisa menunjukkan bahwa urusan nyuci piring dan nyuci mobil mah soal kecil buat kamu. Nah dengan begitu calon mertua kamu itu bisa ngerasa kalau kamu itu sudah siap dan selanjutnya akan ngasih kepercayaan yang lebih besar sama kamu, yaitu nyuci truk. Halah.
Ikuti Kebiasaan Mereka
Kalau kamu bener-bener sudah ngebet untuk menikah dengan pacar kamu, cara terakhir yang bisa kamu lakukan untuk dapetin hati calon mertua kamu yaitu dengan mengikuti kebiasaan mereka. Maksud Kami mengikuti kebiasaan disini bukan berarti kamu jadi copycat ya, tapi lebih kepada mengikuti peraturan dan adat yang berlaku di keluarga pacar kamu. Jadi misalkan keluarga kamu itu gaya berbusananya formal, ya kamu ikutin aja, jangan malah kamu main-main ke sana pake celana gemes. Atau misalkan calon mertua kamu itu punya kebiasaan tidur siang, ya kamu hormatin dong. Pamit pulang dulu kalau waktunya camer kamu tidur siang. Jangan malah ikutan bobok ngelonin anaknya. Kan nanti sore atau besok bisa balik lagi. Jangan kayak anak kecil ah, yang kalau udah maen gak mau pulang. Nah kalau kamu bisa mengikuti kebiasaan-kebiasaan yang ada di keluarga pacar kamu, pasti calon mertua kamu akan ngerasa kamu sudah siap menjadi bagian dari keluarga mereka.
Sekarang kamu udah tau kan caranya ngambil hati camer kamu. Tapi inget ya, ngambil hati disini maksudnya supaya calon mertua kamu mau memberikan restu untuk pernikahan kalian. Bukan malah bikin calon mertua jatuh hati sama kamu. Eh tapi kalau camer kamu itu hot mama atau Oom-Oom ganteng, ya itu terserah kamu juga sih.
Ya udah gih sana buruan temuin calon mertua kamu mumpung masih suasana silaturahmi.
