Blog Berita

Powered by Blogger.

Wednesday, 30 November 2016

SUBHANALLAH! Wanita Ini Memiliki 6.000 Tumor di Tubuhnya, Wanita Ini Cuma Minta Satu Hal Saja Sebelum Kematiannya, Sangat Menyentuh



Libby Huffer, seorang perempuan asal Fort Wayne, Indiana, Amerika Serikat yang menderita penyakit kulit langka. Di mana tubuhnya dipenuhi benjolan-benjolan tumor non-kanker.

Dilansir Tribunstyle.com, Kamis (24/11/2016), Libby didiagnosa menderita Neufofibmatosis sejak usia 5 tahun.

Saat itu, kondisi tubuhnya masih baik-baik dan belum menimbulkan benjolan. Tapi dengan seiring berjalannya waktu, benjolan-benjolan mengerikan itu mulai memenuhi kulit tubuhnya sampai sekarang. Jika dijumlahkan, benjolan tersebut sekitar 5.500 ribu.

“Tumor ini bisa tumbuh dimana saja, sekarang pasti sudah mencapai lebih dari 5,500 ribu,” kata wanita berusia 44 tahun itu.

Kondisi ini seringkali membuat Libby merasa kesakitan. Terlebih, saat dirinya harus berganti pakaian dan mandi.

“Tumor yang ada di punggungku terasa sangat sakit dan membuatku susah tidur, meskipun aku sudah minum 13 jenis obat,” ucap Libby.

Penderitaannya tak sampai disitu, Libby juga sering menjadi bahan bully orang-orang sekitarnya. Bahkan mereka memberikan julukan untuk Libby yang kedengarannya sangat buruk, yakni “Nafas Naga”.

Dalam kondisi ini tentu saja Libby merasa hancur. Apalagi harapannya untuk hidup sangat kecil. Karena penyakit ini jarang sekali bisa disembuhkan.

Mengetahui akan hal itu, ia pun memiliki satu keinginan sebelum dia meninggal. Yakni ingin disayangi dan dicintai oleh orang terdekatnya. Ia juga ingin mendapatkan pasangan hidup yang benar-benar mencintainya dengan keadaannya seperti itu.

Mengambil gambar tubuhnya yang dipenuhi benjolan demi mendapatkan donasi pengobatan

Namun ada kabar bahagia untuknya, penyakit langka yang dideritanya itu ternyata bisa disembuhkan dengan melakukan operasi electodesication, yaitu operasi yang menggunakan tenaga listrik untuk membunuh jaringan sel neurofibroma.

Tapi dipastikan biaya operasi ini sangat mahal.

Untuk itu, wanita yang berprofesi sebagai fotografer ini mulai memberanikan diri untuk memperlihatkan kondisi tubuhnya. Dengan tujuan untuk menarik donasi pengobatan.

“Hidupku akan berubah drastis jika aku melakukan operasi ini,” ungkapnya penuh harap.

 
Atas